CategoryBerita

Donnarumma Masih Ingin Bersama AC Milan

Gianluigi Donnarumma yang merupakan kiper utama di AC Milan, telah menegaskan bahwa dirinya memiliki keinginan lebih lama lagi bersama Rossoneri. Kata-kata yang keluar dari mulut kiper tersebut yang membuat banyak klub yang menginginkannya harus bertepuk sebelah tangan.

Ketika sang kiper itu berulang tahun yang ke 18 di tanggal 25 Fenruari 2017 lalu, Donnarumma telah diberikan kontrak profesionalnya. Akan tetapi, nilainya masih mengikuti kesepatan yang ada di pra-kontrak. Bermain dengan gemilang dan banyak membantu tim, maka pihak klub pun akan memberikan kontrak baru yang kini amsih memiliki kendala di finansial.

Dengan adanya hal tersebut, akan dimanfaatkan banyak klub  yang siap mengambil jasanya. Musim ini, Donnarumma terus menampilkan permainan yang impresif bersama AC Milan. Dimana klub elite manapun siap bersaing untuk mendapatkan kiper tersebut, seperti Manchester City, Manchester United, Real Madrid, Chelsea dan juga Juventus.

Gianluigi-Donnarumma-Ac-Milan

donnarumma yang telah menyelamtkan gawangnya

AC Milan Siap Mengamankan Kiper Hebatnya

AC Milan yang berkeinginan untuk mengamankan kiper terbaik mereka, yang mana merupakan kiper utama di tim itu siap diamankan. Pasalnya banyak klub-klub Eropa yang sedang mengincarnya, meski pemain itu masih ingin terus bermain bersama Rossoneri.

Namun, sangat disayangkan keinginan klub-klub yang sudah disebutkan diatas tadi, harus mendapatkan kebuntuan dalam bersaing memperebutkan tanda tangan Donnarumma yang kabarnya masih ingin terus bersama AC Milan. Maka dari itu, sang kiper pun tidak ingin pindah ke lain hati. Dan siap membantu timnya meraih gelar juara di musim depan nanti.

Kiper berusia 18 tahun itu meski merupakan pemain muda, namun memiliki bakat menjadi seorang kiper begitu luar biasa. Donnarumma pun telah diberikan pertanyaan tentang masa depannya, ketika di wawancara oleh wartawan di stasiun kereta yang berada di kota Milan. Sebelum keberangkatannya menuju pusat pelatihan timnas Italia di Coverciano.

“Saya masih betah dan ingin terus bermain dengan AC Milan, karena kami merupkan tim yang besar. Mengenai perpanjangan kontrak, biarkan agen saya yang mengurusnya,” kata Donnarumma kepada wartawan.

 

Gianluigi Donnarumma sendiri pun memang dari lulusan akademi sepak bola di AC Milan. Yang di promosikan di tim utam di tanggal 25 Oktober 2015 lalu, dimana kiper itu telah menjalani sebanyak 61 laga dengan catata 20 kali clean sheet. Dan dia pun juga memberikan gelar kepada Rossoneri sebuah trofi Piala Super Italia 2016 silam.

gianluigi-donnarumma

donnarumma yang tidak mampu menyelamatkan gawangnya

AC Milan Akan Berikan Kontrak Baru, Tetapi…

Meski terbialng kiper remaja yang kini membela tim utama AC Milan, Gianluigi Donnarumma telah menjadi incaran klub-klub Eropa. Tetapi, kiper itu yang mengatakan jika dia masih ingin bermain dengan Rossoneri.

Dengan klub seperti Real Madrid, Chelsea, dan juga Juventus yang siap mengeluar dana yang besar untuk bisa mendapatkan jasa pemain tersebut, harus gigit jari karena Donnarumma sudah mengambil keputusan untuk masa depannya bersama AC Milan.

Meski dirinya masih berusia 18 tahun di bulan Februari silam, yang Donnarumma sendiri bisa meningkatkan kesepakatan gajinya. Kiper timnas Italia itu pun menyerahkan semuanya kepada agen dalam kesepakatan gaji dengan AC Milan.

Mino Raiola yang merupakan agen dari Donnarumma, yang sekaligus agen dari Paul Pogba, Zlatan ibrahimovic serta Mario Balotteli. Banyaknya klub yang sedang menunggu kabar keputusan dari sang kiper atas kelanjutannya berkarir di San Siro.

“Saya masih berharap untuk dapat bermain bersama AC Milan,” ujar sang kiper kepada media setempat.

“Untuk saat ini agen saya sedang membahas perpanjangan kontrak untuk menemukan hasil yang terbaik,” ucapnya.

Laga Lazio vs Milan Berakhir Imbang

Serie A pekan ke 24 telah berakhir dengan laga penutup antara Lazio melawan AC Milan pada tanggal 14 Februari 2017 atau Selasa dinihari lalu. Dimana pertandingan tersebut hanya berakhir imbang 1-1, setelah gol pembuka dari tuan rumah Luvas Biglia di penghujung babak pertama, mampu disamakan lima menit sebelum peluit panjang dibunyikan, melalui Suso.

Lazio vs Milan

Laga Lazio melawan AC Milan berakhir dengan skor 1-1

Dengan hasil seri tersebut, membuat posisi Biancocelesti tidak beranjak naik ataupun turun, tetap bertahan di urutan keenam dengan raihan 44 angka.

Terpaut satu poin dari Atalanta yang berada satu tingkat diatasnya, yang merupakan batas zona Eropa, dan berselisih 16 poin dari Juventus yang masih sangat perkasa duduk di puncak klasemen.

Begitu pula bagi i Rossoneri, tambahan satu angka tersebut hanya mempertahankan posisinya di peringkat ketujuh dengan perolehan poin sebanyak 41 angka.

Butuh empat poin untuk menggeser posisi La Dea yang duduk di posisi kelima, guna mendapat tiket bermain di kancah Eropa pada musim depan.

Namun, tim asuhan Vincenzo Montella harus mewaspadai kejaran Fiorentina yang sementara waktu menduduki posisi kedelapan. Pasalnya, hanya berselisih satu poin.

Pada pertandingan selanjutnya, Lazio akan bertandang ke Stadio Carlo Castellani, markas Empoli pada akhir pekan nanti. Sementara Milan akan bermain di depan para pendukungnya sendiri dan akan menghadapi perlawanan La Viola pada hari Senin dinihari mendatang.

Simone Inzaghi: Seharusnya Kami Meraih Kemenangan

Pertandingan antara Lazio melawan AC Milan pada Selasa dinihari lalu yang berakhir 1-1, membuat sang pelatih tim tuan rumah Simone Inzaghi merasa kecewa. Pasalnya, dirinya yakin bahwa timnya akan mampu meraih kemenangan.

Simone Inzaghi

Simone Inzaghi kecewa timnya hanya bermain imbang kala kedatangan tamu AC Milan pada tengah pekan lalu

“Tentu hasil imbang ini, saya sedikit merasa kecewa. Lantaran seharusnya kami dapat memetik kemenangan. Namun, itulah sepakbola, tidak dapat diprediksi dengan akurat,”

“Padahal, kami bermain di depan para fans yang selalu setia mendukung. Tetapi, inilah hasil terbaik untuk kami. Kami akui, bahwa kami sedikit lengah di menit-menit akhir pertandingan,”

“Hasilnya, kami harus membayar mahal dengan terciptanya gol penyama kedudukan.Tentu, hal itu harus segera kami perbaiki, demi meraih poin penuh di setiap pertandingan kedepannya,”  ujar Inzaghi.

Adik dari Filippo Inzaghi tersebut menambahkan bahwa target timnya adalah setidaknya finish lima besar, agar bermain di kancah Eropa pada tahun depan.

“Gelar juara masih cukup terbuka bagi kami. Meskipun kami saat ini tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen. Tapi, apabila hal itu (gelar juara) tidak lagi memungkinkan, tentu target kami adalah finis setidaknya dalam lima besar,”

“Dengan begitu, kami memiliki tiket untuk bermain di kejuaraan Eropa pada musim depan. Agar hal tersebut terwujud, tentu kami harus memaksimalkan di sisa pertandingan musim ini,” tutup pelatih berkebangsaan Italia.

Vincenzo Montella: Hasil Yang Kurang Memuaskan

Disisi lain, pelatih AC Milan Vincenzo Montella juga mengungkapkan bahwa hasil imbang kontra Lazio pada tengah pekan lalu merupakan hasil yang kurang memuaskan bagi timnya.

Vincenzo Montella

Vincenzo Montella kurang puas akan hasil imbang timnya kala bertandang ke markas Lazio pada tengah pekan lalu

Pasalnya, il Diavolo mampu menguasai jalannya pertandingan dan mampu menciptakan beberapa peluang emas. Namun, tidak mampu menghasilkan gol kemenangan.

“Kami mampu mendominasi jalannya laga, meskipun bermain di markas lawan dengan dukungan penuh para supporter. Hal itu membuktikan bahwa kami memiliki mental yang kuat,”

“Namun, kami tidak dapat memaksimalkan semua peluang emas yang kami peroleh. Bahkan kami harus mengakhiri pertandingan dengan kekalahan. Beruntung, Suso tampil dengan baik untuk membawa kami pulang dengan satu angka,”

“Kami akan terus memperbaiki penampilan kami kedepannya. Tentu guna mengejar target kami, yakni bermain di turnamen Eropa pada musim baru mendatang,” ujar pelatih berusia 42 tahun.

AS Roma Tempel Ketat Juventus

Serie A pekan ke 23 ditutup dengan laga antara AS Roma melawan Fiorentina pada hari Rabu dinihari tadi. Serigala Ibukota yang bermain di depan para pendukungnya sendiri mampu mengandaskan perlawanan La Viola dengan skor meyakinkan 4-0.

AS Roma

AS Roma terus tempel Juventus di tangga klasemen Serie A Italia

Tambahan tiga poin penuh tersebut membuat posisi tim asuhan Luciano Spalletti kini menduduki peringkat kedua dengan raihan 50 poin atau naik satu peringkat dan menggeser posisi Napoli.

Kemenangan tersebut juga terus membuat kans juara Roma menjadi lebih besar. Pasalnya, terus menempel Juventus yang masih sangat kokoh di puncak klasemen dengan jarak cukup aman yakni 4 angka.

Namun, jarak empat poin tersebut masih dapat bertambah, lantaran Si Nyonya Tua mengantongi satu pertandingan tabungan yang belum dimainkan, yaitu kala melawan Crotone pada bulan Desember 2016 lalu.

Tetapi, selisih dengan I Partenopei Gli Azzurri yang berada urutan ketiga hanya sebesar dua poin. Itu berarti, satu kekalahan dapat menggeser posisi mereka di tangga klasemen sementara.

Roma Taklukkan Fiorentina

Keberhasilan AS Roma kembali menduduki posisi kedua dan mengkudeta tempat Napoli, tidak terlepas dari hasil laga melawan Fiorentina di Olimpico Stadium pada hari Rabu dinihari tadi, yang berakhir dengan kedudukan 4-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.

AS Roma vs Fiorentina

AS Roma mampu mengalahkan perlawanan Fiorentina dengan skor 4-0 di Olimpico Stadium, Rabu dinihari tadi

Bermain di depan para fans dengan dukungan penuh, i Giallorossi langsung menggebrak lini pertahanan tim tamu. Namun, justru peluang emas pertama diciptakan oleh La Viola di menit ke 8.

Tembakan keras Borja Valero hampir saja mampu merobek jala gawang tim tuan rumah, andai saja tidak mengenai Konstas Manolas.

Setelah situasi tersebut, kedua tim saling melancarkan serangan ke lini pertahanan masing-masing lawan. Di menit ke 14, Gigliati kembali menebar ancaman melalui pemain muda mereka, Federico Chiesa. Begitu pula dengan Roma yang mencoba mencetak gol dari aksi Bruno Peres.

Gol yang ditunggu-tunggu oleh Romanisti akhirnya tercipta di menit ke 39. Adalah Edin Dzeko, yang sukses memanfaatkan umpan matang dari Daniele De Rossi, yang sebelumnya melakukan akselerasi dari lini tengah permainan.

Skor 1-0 berakhir hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Totti CS masih mempertahankan tempo permainan, dengan tim tamu yang terus berusaha bangkit menyamakan kedudukan.

Pada menit ke 58, Federico Fazio sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Pemain pinjaman Tottenham Hotspur tersebut mampu menyarangkan bola ke gawang yang dikawal oleh Anton Ciprian Tatarusanu melalui tandukannya setelah menerima umpan yang lagi-lagi dikirimkan oleh De Rossi.

Penampilan apik pasukan Serigala Ibukota terus merepotkan lini pertahanan Fiorentina. Hasilnya, gol ketiga tim tuan rumah tercipta di menit ke 75, melalui skema serangan balik yang dimotori Kevin Strootman dan mampu dimaksimalkan oleh Radja Nainggolan.

Delapan menit berselang, penyerang asal Bosnia and Herzegovina kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua dari Dzeko tersebut merupakan gol ke 27 sepanjang musim ini.

Fiorentina yang berusaha untuk mencoba mencetak gol ke gawang Wojciech Szczęsny, namun usahanya selalu kandas. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 bertahan untuk keunggulan AS Roma.

Dzeko: Saya Terus Bekerja Keras

Pencetak dua gol dalam laga antara AS Roma melawan Fiorentina dalam lanjutan matchday ke 23 Serie A, Edin Dzeko mengungkapkan bahwa dirinya akan terus berusaha keras demi membantu tim meraih kemenangan.

Edin Dzeko

Edin Dzeko mencetak dua gol dalam kemenangan 4-0 AS Roma melawan Fiorentina

“Saya terus meningkatkan kemampuan finishing saya dengan tidak berhenti berlatih. Tentu, saya ingin membantu tim meraih kemenangan di setiap pertandingan. Hingga di akhir musim nanti kami mampu mengangkat trofi Scudetto,” ungkap Dzeko.